Belajar Hidup Dari Kehidupan

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

09 December 2018

Janji Politik di Tangan Anak Muda

Saat ini, dunia sudah berubah, dimulai dengan adanya perubahan arus informasi yang sangat cepat, gaya berbelanja yang berubah, bahkan gaya berpolitikpun juga mulai berubah, dari tertutup ke transparan, dari oligarki ke demokrasi milineal, Pencitraan penting tapi, kerja nyata juga sangat penting.

Menonton film politik berjudu Bharat Ane Nenu, menjadikan kita melihat bahwasanya kekuasaan di tangan yang tepat adalah sesuatu yang penting, bahkan seorang politikus mesti harus belajar cepat sebagaimana yang dilakukan oleh Bharat ketika menjadi Perdana Menteri. Bharat sendiri adalah anak muda dari seorang politikus partai yang berkuasa, partai yang didirikan olehnya bersama sahabat ayahnya, yang mana Ayahnya di bunuh secara halus oleh kawan seperjuangannya sendiri, dikarenakan hendak membuka kasus kongkalingkong politik.

Cita-cita ayahnya dilanjutkan oleh bharat, ketika dia dijadikan perdana menteri yang sangat muda, di kepemimpinannya yang hanya 8 Bulan 13 Hari banyak perubahan yang dilakukannya, seperti menaikkan denda pelanggaran lalu lintas, sehingga semua orang takut tuk melanggar, wal hasil jalanan menjadi tertib, kemudian mereformasi birokrasi, menganggarkan dana desa, sebagaimana saat ini, di Indonesia. Dengan ilmu yang dimilikinya ketika di London, maka frame berfikirnya adalah masyarakat haruslah tertib, disisi lain pemerintah juga harus benar-benar melayani.

Kekuatan Bharat sebenarnya adalah pada janjinya, janjinya tuk melayani rakyat, janjinya tuk mensejahterakan masyarakat, sehingga segala kongkalingkong politisi di tubuh partainya pun dibuat takut olehnya. Sebuah janji bagi bharat adalah sebuah komitmen sebagaimana matahari yang berjanji tuk menyinari diesok hari, yang ditanamkan sejak kecil oleh ibunya.

Akan tetapi, sebagaimana politisi lainnya, kesalahan sekecil apapun akan diekspos oleh media, tentunya ada grand strategi tuk menjatuhkan lawan politik kecuali bharat mau berkongkalingkong, sehingga media hanya menyoroti kehidupan pribadi bharat tuk menjatuhkan karakter bharat. Namanya masyarakat, akan segera lupa dengan prestasi yang dibuat oleh bharat. 

Film drama aksi politik ditulis dan disutradarai oleh Koratala Siva, dibintangi Mahesh Babu, Kiara Advani dan Prakash Raj pada tahun 2018. 


No comments:

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages